B S M

Loading

Contact Info

  • Office : Jl. KH. Hasyim Ashari No.3C, RT.2/RW.8, Petojo Utara, Kecamatan Gambir,Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10130
  • Workshop : Ruko Faraday RFDB No.51, Medang, Kec. Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten 15334
  • Mod-friday, 09am -05pm
Optik & Lensa Industri | C-Mount, FA Lens & Bi-Telecentric Optics

Lensa Machine Vision Industri: C-Mount, FA Lens, Telecentric & Line Scan

Lensa adalah mata dari sistem machine vision yang menentukan kualitas data citra mentah sebelum diolah algoritma. Temukan jajaran lensa optik industri berpresisi tinggi—mulai dari lensa Factory Automation (FA) standar, lensa bi-telesentrik bebas distorsi, hingga lensa line scan beresolusi optik ultra-tajam.

💡 Ringkasan Inti — Apa Itu Lensa Machine Vision Industri?

Lensa machine vision adalah lensa optik khusus yang dirancang untuk kebutuhan inspeksi otomasi industri. Berbeda dengan lensa kamera fotografi konsumen, lensa industri memiliki konstruksi logam kokoh yang tahan getaran mekanis, penguncian manual aperture dan fokus (lock screws), resolusi optik tinggi yang seragam dari pusat hingga sudut frame (MTF tinggi), distorsi geometris sangat rendah, dan kompatibilitas ulir standar industri seperti C-Mount, CS-Mount, atau M42/M72 mount.

🔍 Penjelasan Konteks Industri: Di bidang vision engineering pabrik, pemilihan lensa berfokus pada kalkulasi parameter teknis optik (Field of View, Working Distance, Sensor Format, Resolving Power) untuk menjamin akurasi piksel di lingkungan operasional yang menantang.
Lensa Machine Vision Industri: C-Mount, FA Lens, Telecentric & Line Scan
Overview & Technology

Karakteristik Optik Presisi & Resolusi Lensa Kamera Industri

Membentuk citra tanpa aberasi optik untuk memaksimalkan potensi sensor resolusi tinggi

Distorsi Geometris Ultra Rendah & Resolusi Resolving Power

Lensa fotografi komersial memiliki distorsi barel/pincushion yang merusak akurasi pengukuran. Lensa machine vision industri dirancang dengan distorsi optik mendekati 0% dan resolving power tinggi hingga frekuensi spasial puluhan Megapiksel.

Pemilihan Focal Length, Jarak Kerja (WD) & Aperture Konstan

Perhitungan optik presisi mempertimbangkan ukuran sensor (1/3 inci hingga full frame), working distance di lapangan pabrik, dan kedalaman bidang fokus (Depth of Field) untuk memastikan seluruh area inspeksi tetap tajam dalam variasi posisi objek.

Key Capabilities

Parameter & Cacat yang Dapat Diperiksa

Fitur analitik visual berakurasi tinggi yang disesuaikan dengan kebutuhan nyata industri manufaktur

Konstruksi Anti-Getaran (Anti-Vibration Design)

Dilengkapi sekrup pengunci baut ganda pada ring diafragma dan fokus agar setelan optik tidak bergeser akibat getaran mesin pabrik.

Resolusi Optik Tinggi (Hingga 20MP & 1.1" Sensor Format)

Kerapatan garis optik (resolving power) tinggi yang mampu mengimbangi ukuran piksel mikro pada sensor kamera modern beresolusi tinggi.

Distorsi Optik Ultra-Rendah (< 0.1%)

Menghilangkan efek cembung (barrel) atau cekung (pincushion), menjaga garis lurus tetap lurus sempurna pada seluruh bidang citra.

Lensa Bi-Telesentrik Bebas Distorsi Perspektif

Memiliki berkas cahaya paralel bilateral untuk aplikasi pengukuran dimensi metrologi tanpa distorsi pembesaran objek.

Lapisan Multi-Coating Anti-Refleksi (Broadband AR)

Transmisi spektrum cahaya maksimal dari visible (cahaya tampak) hingga Near-Infrared (NIR) dengan meminimalisir flare dan ghosting.

Lensa Line Scan Format Lebar (M42 / M72 / V-Mount)

Dirancang untuk mencakup panjang sensor garis hingga 16K piksel dengan iluminasi tepi (corner brightness) yang merata.

System Workflow

Alur Kerja Sistem di Lini Produksi

Bagaimana perangkat optik, kamera, algoritma software, dan PLC bekerja sinkron dalam hitungan milidetik

1

Analisis Dimensi Objek (FOV)

Menentukan ukuran panjang dan lebar bidang pandang kerja yang harus ditangkap oleh kamera di lini produksi.

2

Pengukuran Jarak Kerja (WD)

Mengukur jarak fisik yang tersedia antara posisi dudukan kamera dengan permukaan objek kerja di konveyor.

3

Kalkulasi Focal Length Optik

Menghitung panjang fokus lensa menggunakan rumus: f = (Sensor Dimension x Working Distance) / Field of View.

4

Pencocokan Sensor Format

Memastikan lingkaran gambar lensa (image circle) mencakup seluruh area sensor kamera agar tidak terjadi efek vignette gelap di sudut.

5

Penguncian Diafragma & Fokus

Menyesuaikan ketajaman fokus dan bukaan cahaya, kemudian mengencangkan sekrup pengunci baut mekanis.

6

Verifikasi Uji Lapangan

Menguji performa optik dengan target kalibrasi resolusi USAF 1951 atau distortion grid untuk validasi akurasi.

Technical Specifications

Spesifikasi & Komponen Sistem

Parameter rekayasa teknik untuk menjamin keandalan operasional jangka panjang di lingkungan pabrik

Geser tabel ke samping →
Parameter Spesifikasi Lensa Catatan Teknis
Dudukan Ulir (Mount Type) C-Mount, CS-Mount, M42, M58, M72, V-Mount Standar industri global kompatibel dengan kamera Hikrobot
Ukuran Sensor yang Didukung 1/3", 1/2", 2/3", 1", 1.1", hingga 43mm Full-Frame Harus sesuai atau lebih besar dari format sensor kamera
Panjang Fokus (Focal Length) 6 mm, 8 mm, 12 mm, 16 mm, 25 mm, 35 mm, 50 mm, 75 mm Pilihan lengkap untuk berbagai Field of View dan Working Distance
Rentang Bukaan Diafragma (Aperture) F1.4 hingga F16 dengan pengunci sekrup Pengaturan kedalaman ruang fokus (Depth of Field)
Kisaran Suhu Operasional -10°C hingga +50°C Bodi logam kokoh dengan koefisien pemuaian termal rendah
Distorsi Geometris Optik < 0.05% pada varian low-distortion / telecentric Sangat presisi untuk pengukuran dimensi dan OCR
FAQ

Pertanyaan Umum Seputar Optik & Aksesoris Vision

Jawaban teknis langsung dari tim engineer PT Berkah Solusi Mandiri

Apa risiko jika menggunakan lensa kamera CCTV keamanan biasa untuk machine vision?

Lensa CCTV dirancang untuk pengawasan umum, bukan inspeksi industri presisi. Lensa CCTV memiliki distorsi tepi yang tinggi (gambar melengkung), penurunan ketajaman drastis di sudut gambar, diafragma yang mudah bergeser karena getaran tanpa sekrup pengunci, serta resolusi optik rendah yang membuat gambar kamera beresolusi tinggi tampak buram.

Bagaimana cara menentukan focal length lensa yang tepat untuk aplikasi saya?

Focal length ditentukan oleh dua variabel utama: Field of View (FOV) dan Jarak Kerja (Working Distance/WD). Tim engineer PT Berkah Solusi Mandiri dapat membantu menghitungkan rumus optik yang tepat dan memilihkan lensa terbaik berdasarkan layout mekanik mesin Anda.

Apa kelebihan lensa telesentrik dibanding lensa FA standar?

Lensa telesentrik memiliki berkas cahaya sejajar yang membuat pembesaran optik (magnification) tidak berubah meskipun jarak objek maju-mundur dalam Depth of Field. Selain itu, lensa telesentrik tidak memiliki distorsi perspektif paralaks, menjadikannya pilihan mutlak untuk pengukuran dimensi presisi mikrometer.

Apakah format ukuran sensor lensa harus sama persis dengan sensor kamera?

Format optik lensa harus sama atau lebih besar dari format sensor kamera. Contoh: jika kamera menggunakan sensor 2/3 inci, Anda dapat menggunakan lensa format 2/3 inci atau 1 inci. Namun, jika Anda menggunakan lensa format 1/2 inci pada sensor 2/3 inci, akan terjadi lingkaran hitam (vignetting) di sudut-sudut gambar.

Apakah BSM menyediakan stok lensa Hikrobot di Indonesia?

Ya, PT Berkah Solusi Mandiri menyediakan berbagai varian lensa Factory Automation (FA) Hikrobot C-Mount dan lensa telesentrik dengan stok siap pakai dan dukungan konsultasi teknis di Indonesia.

Ingin Menguji Kelayakan Sistem Ini pada Sampel Produk Anda?

Tim engineer PT Berkah Solusi Mandiri siap membantu studi kelayakan (feasibility test) dan proof of concept (POC) di laboratorium vision kami sebelum Anda berinvestasi.

WhatsApp