Apa perbedaan AMR dan AGV Hikrobot?
AMR (Autonomous Mobile Robot) memiliki navigasi dinamis menggunakan SLAM dan sensor, dapat menyesuaikan rute saat ada obstacle tanpa jalur tetap. AGV (Automated Guided Vehicle) mengikuti jalur tetap seperti magnetic tape atau QR code. AMR lebih fleksibel untuk layout yang sering berubah, AGV lebih cocok untuk rute tetap dan repetitif dengan biaya investasi awal lebih rendah.
Berapa kapasitas payload AMR Hikrobot?
AMR Hikrobot tersedia dengan payload dari 50 kg hingga 2000 kg. LMR Series: 50-200 kg untuk lightweight material handling, FMR Series (Forklift): 500-2000 kg untuk pallet transfer, CMR Series (Conveyor): 200-600 kg untuk docking dengan conveyor dan mesin.
Apakah AMR bisa beroperasi bersama operator manusia?
Ya. AMR Hikrobot dilengkapi dengan safety laser scanner 360Β°, emergency stop, bumper sensor, warning light, dan speaker. Robot akan berhenti otomatis jika mendeteksi obstacle atau manusia di jalurnya, dan melanjutkan perjalanan setelah area aman. Dirancang untuk kolaborasi manusia-robot (HRC) sesuai standar keselamatan.
Berapa lama waktu charging AMR?
AMR Hikrobot menggunakan battery lithium yang dapat di-charge dalam 1-2 jam untuk penggunaan 6-8 jam. Tersedia opportunity charging di station tunggu atau charging station otomatis, sehingga robot dapat beroperasi 24/7 dengan jadwal charging terjadwal.
Apa yang perlu disiapkan sebelum implementasi AMR?
Siapkan layout area (dalam bentuk file CAD atau PDF), titik pickup-drop, payload material, lebar jalan, kondisi lantai, traffic operator, dan target cycle time. Tim BSM akan melakukan site survey, simulasi path planning, dan traffic fleet management sebelum implementasi.
Apakah AMR bisa diintegrasikan dengan WMS atau ERP?
Ya. AMR Hikrobot dapat diintegrasikan dengan WMS, MES, ERP melalui RCS (Robot Control System). Mendukung API, Modbus TCP, dan protokol industri lainnya untuk komunikasi real-time, task assignment, dan monitoring fleet.