Gantikan proses pengukuran manual menggunakan jangka sorong atau profil proyektor dengan sistem pengukuran visual 2D non-kontak otomatis. Mengukur puluhan parameter geometris (panjang, diameter, konsentrisitas, sudut) secara simultan dengan akurasi sub-piksel dalam hitungan milidetik.
💡 Ringkasan Inti — Apa Itu Kamera Inspeksi Pengukuran Dimensi?
Kamera inspeksi pengukuran dimensi (optical dimensional inspection) adalah sistem machine vision presisi tinggi yang menggunakan kombinasi kamera beresolusi tinggi (hingga puluhan megapiksel), lensa bi-telesentrik bebas distorsi perspektif, dan lampu paralel backlight. Sistem ini mengukur dimensi geometris benda kerja (seperti part mesin CNC, stamping logam, ring karet O-ring, atau cetakan injeksi plastik) secara non-kontak dengan toleransi ketat hingga level mikron (µm). Hasil pengukuran otomatis dibandingkan dengan nilai toleransi CAD/drawing teknis.
🔍 Penjelasan Konteks Industri: Di industri permesinan dan otomotif, dimensional inspection berfokus pada automated 2D/3D gauging stasioner atau inline yang mengeliminasi human error saat proses quality inspection.
Pengukuran geometris presisi tinggi tanpa deformasi mekanik pada part komponen industri
Penerapan Lensa Telecentric Bebas Distorsi Perspektif
Lensa konvensional mengalami perubahan ukuran citra saat posisi objek sedikit bergeser terhadap jarak kerja. Sistem metrologi BSM memanfaatkan lensa bilateral telecentric yang mempertahankan perbesaran konstan (magnification) untuk pengukuran dimensi dengan repetisi hingga ketelitian mikrometer.
Perangkat lunak mengekstraksi koordinat tepi objek dengan interpolasi sub-piksel (1/10 hingga 1/20 piksel) untuk mengukur diameter lingkaran, concentricity, jarak pitch antar lubang, dan sudut chamfer dalam hitungan milidetik secara real-time.
Key Capabilities
Parameter & Cacat yang Dapat Diperiksa
Fitur analitik visual berakurasi tinggi yang disesuaikan dengan kebutuhan nyata industri manufaktur
Lensa Bi-Telesentrik Bebas Distorsi
Menghilangkan efek distorsi perspektif paralaks, sehingga ukuran objek tetap konstan meskipun jarak benda kerja berubah sedikit.
Akurasi Sub-Pixel Edge Detection
Algoritma matematis interpolasi tepi yang mampu membagi satu piksel sensor menjadi 1/10 hingga 1/50 sub-piksel untuk akurasi tinggi.
Pengukuran Multi-Fitur Simultan
Mengukur diameter dalam, diameter luar, jarak antar-titik (pitch), kelurusan, kebulatan, dan sudut dalam satu frame pemotretan.
Pencahayaan Parallel Backlight Hijau/Biru
Menggunakan sinar cahaya paralel dengan panjang gelombang monokromatik untuk mempertajam kontur tepi objek tanpa difraksi cahaya.
Grafik SPC & CPK Terintegrasi
Merekam seluruh data pengukuran secara otomatis untuk menampilkan grafik Statistical Process Control (SPC) dan indeks kapabilitas proses (Cpk).
Integrasi ke Mesin CNC & Sorter Otomatis
Memberikan sinyal feedback koreksi offset ke mesin bubut CNC atau memisahkan komponen NG ke kompartemen sortir.
System Workflow
Alur Kerja Sistem di Lini Produksi
Bagaimana perangkat optik, kamera, algoritma software, dan PLC bekerja sinkron dalam hitungan milidetik
1
Penempatan Objek
Komponen logam atau plastik diletakkan pada kaca pembawa atau melintas di atas conveyor kaca transparan.
2
Penyinaran Paralel
Lampu parallel telecentric backlight menyala dari bawah objek untuk membentuk siluet kontur bayangan yang tajam.
3
Tangkapan Lensa Telesentrik
Lensa bi-telesentrik mengumpulkan berkas cahaya paralel dan meneruskannya ke sensor kamera tanpa distorsi sudut.
4
Kalkulasi Geometris
Algoritma VisionMaster mengekstrak tepi sub-pixel dan menghitung parameter dimensi berdasarkan kalibrasi grid presisi.
5
Evaluasi Toleransi
Setiap nilai terukur dicocokkan dengan batas toleransi atas (Upper Limit) dan bawah (Lower Limit).
6
Laporan & Pemilahan
Data pengukuran ditampilkan di monitor beserta status OK/NG dan dikirim ke sistem sortir otomatis.
Technical Specifications
Spesifikasi & Komponen Sistem
Parameter rekayasa teknik untuk menjamin keandalan operasional jangka panjang di lingkungan pabrik
Geser tabel ke samping →
Parameter
Spesifikasi Sistem
Catatan Teknis
Akurasi Pengukuran
Hingga ±0.001 mm (1 µm)
Bergantung pada Field of View dan optik lensa telesentrik
Kamera yang Digunakan
Hikrobot High Resolution Area Scan (12MP, 20MP, 65MP)
Sensor monokrom berdaya resolusi optik tinggi
Tipe Lensa
Bi-Telecentric Lens (Object & Image Bilateral)
Distorsi optik mendekati 0% (<0.05%)
Jenis Pencahayaan
Telecentric Parallel Backlight (LED Green 525nm)
Menghilangkan efek difraksi dan bayangan tepian logam
Waktu Komputasi Pengukuran
< 50 milidetik per komponen
Cocok untuk inspeksi offline QC lab maupun inline 100%
Keluaran Data
Ekspor ke Excel, CSV, Database SQL, PLC via Ethernet
Integrasi langsung ke software ERP dan SPC pabrik
FAQ
Pertanyaan Umum Seputar Aplikasi Pengukuran Presisi
Jawaban teknis langsung dari tim engineer PT Berkah Solusi Mandiri
Mengapa sistem pengukuran dimensi machine vision membutuhkan lensa telesentrik?
Lensa standar (FA lens biasa) memiliki sudut pandang berbentuk kerucut yang menyebabkan distorsi perspektif: objek yang lebih dekat tampak lebih besar, dan tepi objek silinder akan tampak miring. Lensa telesentrik memiliki berkas cahaya paralel, sehingga pembesaran optik (magnification) konstan pada seluruh kedalaman fokus (Depth of Field), menjadikannya standar wajib untuk pengukuran mikrometer yang akurat.
Bagaimana sistem mengkalibrasi satuan piksel kamera ke satuan milimeter nyata?
Kami menggunakan pelat kalibrasi optik presisi tinggi (Optical Calibration Target) berbahan keramik atau kaca optik kuarsa bersertifikasi kalibrasi internasional. Software secara otomatis menghitung faktor konversi piksel ke milimeter dan mengompensasi distorsi lensa.
Bisakah sistem mengukur dimensi produk 3 dimensi (tinggi atau kedalaman lubang)?
Untuk pengukuran tinggi, kedalaman alur, atau kerataan bidang (coplanarity), kami mengombinasikan kamera profil laser 3D (Laser Profiler) atau kamera 3D Structured Light Hikrobot yang mampu menghasilkan data koordinat X, Y, dan Z secara akurat.
Berapa banyak titik ukuran yang bisa dianalisis dalam satu kali foto?
Tidak terbatas. Dalam satu frame pemotretan, software VisionMaster dapat mengukur puluhan hingga ratusan fitur sekaligus: mulai dari diameter 10 lubang berbeda, jarak antar-lubang, sudut chamfer, kelurusan tepian, hingga ketebalan dinding part.
Getaran dapat mempengaruhi ketepatan jika tidak dimitigasi. Kami mengatasinya dengan menggunakan durasi pencahayaan strobe yang sangat singkat (beberapa mikrodetik), dudukan mekanis berperedam getaran (anti-vibration mount), dan algoritma multi-frame averaging jika diperlukan.
Ecosystem Links
Eksplorasi Solusi Machine Vision Lainnya
Pelajari ekosistem teknologi optik, software, dan layanan integrasi PT Berkah Solusi Mandiri
Ingin Menguji Kelayakan Sistem Ini pada Sampel Produk Anda?
Tim engineer PT Berkah Solusi Mandiri siap membantu studi kelayakan (feasibility test) dan proof of concept (POC) di laboratorium vision kami sebelum Anda berinvestasi.