Apa itu DPM code reader dan kenapa berbeda dari barcode biasa?
DPM (Direct Part Marking) code reader adalah scanner khusus yang dirancang untuk membaca kode yang dimarking langsung pada permukaan komponen (logam, plastik, kaca) menggunakan metode dot peen, laser marking, atau electrochemical etching. Berbeda dengan barcode biasa di label kertas, DPM code memiliki kontras rendah, permukaan reflektif, dan bentuk yang tidak sempurna, sehingga membutuhkan algoritma dan pencahayaan khusus untuk membacanya.
Jenis DPM code apa yang bisa dibaca Hikrobot?
Hikrobot DPM code reader dapat membaca berbagai jenis DPM code: Dot Peen (titik-titik pada logam), Laser Marking (ukiran laser dengan kontras halus), Electrochemical Etching (etsa kimia), dan Industrial Data Matrix. Mendukung format Data Matrix, QR Code, dan barcode 1D dengan akurasi hingga 99.9% bahkan pada permukaan yang sulit.
Apakah bisa membaca DPM pada permukaan logam mengkilap atau berkarat?
Ya. Hikrobot DPM code reader dilengkapi dengan teknologi lighting polarizer dan algoritma multi-exposure HDR yang mampu membaca DPM code pada permukaan logam mengkilap, berkarat, atau dengan kontras rendah. Sistem dapat mengambil multiple image dengan exposure berbeda lalu menggabungkannya untuk mendapatkan hasil baca optimal.
Industri apa saja yang membutuhkan DPM code reader?
DPM code reader banyak digunakan di industri Otomotif (traceability komponen mesin, gear, blok silinder), Aerospace (part tracking dengan regulasi ketat), Elektronik (marking pada PCB, chip, komponen SMD), Medis (implan, alat bedah), dan Heavy Equipment (part identification untuk maintenance).
Apakah DPM code reader bisa diintegrasikan ke sistem produksi?
Ya. Hikrobot DPM code reader mendukung berbagai protokol komunikasi industri seperti TCP/IP, Ethernet/IP, Profinet, Modbus TCP, RS-232, dan digital I/O. Data hasil scan dapat langsung dikirim ke PLC, MES, ERP, database, atau sistem traceability untuk pelacakan real-time.
Bagaimana cara memilih DPM code reader yang tepat?
Pemilihan DPM code reader tergantung pada: 1) Jenis material (logam, plastik, kaca), 2) Metode marking (dot peen, laser, etsa), 3) Ukuran kode dan jarak baca, 4) Kecepatan line produksi, 5) Kondisi pencahayaan lingkungan. Tim BSM dapat membantu melakukan sample test untuk menentukan model yang paling sesuai.